Home
Bahasa Indonesia
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
DOWNLOAD BUKU: KENALILAH AQIDAHMU BAGIAN 2 KARYA AL-HABIB MUNDZIR AL-MUSAWA
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
DEFINISI BID’AH 1
Nabi Saw Memperbolehkan Berbuat Bid’ah Hasanah 1
Siapakah Yang Pertama Memulai Bid’ah Hasanah Setelah
Wafatnya Rasul Saw 2
Bid’ah Dhalalah 7
Pendapat Para Imam dan Muhadditsin mengenai Bid’ah 9
DEFINISI HADITS DHO’IF 11
SEJARAH RINGKAS PARA IMAM DAN MUHADDITSIN 17
MASALAH KHILAFIYAH DAN DAN SEPUTAR TANYA JAWAB YANG
Ayat Tasbih 23
Hukum Majelis Dzikir dan Dzikir Bersama 26
Hukum Alat Musik Rebana di Masjid 28
Surat Sanggahan 30
Dalam Hal Shalat 31
Dalam Shalat Jum’at 34
Dalam Shalat Tarawih / Witir / Tahajjud 36
Dalam Upacara Ta’ziyah 38
Dalam Upacara Penguburan 40
Kenduri Arwah, Tahlilan, Yassinan menurut Para Ulama 41
Tahlilan 49
Tawassul 52
Peringatan Maulid 60
Tabarruk 70
Istighatsah 75
Wajibkah Bermadzhab 78
Orangtua Rasul Saw Mati Musyrik 79
Mengirim Pahala dan Bacaan kepada Mayyit 85
Mengangkat Tangan Sesudah Berdoa Sesudah Shalat 93
Bersalaman Bid’ah 94
Cium Tangan Bid’ah 94
Melafadzkan Niat Menurut Madzhab Syafi’iyah 98
Qabliyah Jum’at Tidak Ada 99
Shalat Berjama’ah dan Wirid Bersama 101
Tanda Hitam di Kening / Dahi 104
Keutamaan Shalawat Nariyah ( Fiqh / Aqidah ) 105
Hukum Adzan dan Iqamah di Kuburan 107
Jihad 108
Foto Ulama dan Kuburan di Masjid 109
Wanita Ziarah ke Makam 113
Nabi Muhammad Saw di Alam Barzakh 113
Zakat Profesi 118
Cara Menghitung Zakat Harta 121
Shalat Tarawih 122
Hadits Bantahan Amalan Bulan Rajab 123
Daulah Islamiyyah 125
Nabi Khidir As Masih Hidup 127
Sorban dan Imamah Bukan Sunnah Tapi Adat Orang Arab Saja 129
Yasinan Malam Jum’at Haditsnya Palsu 130
Petasan Kembang Api Maulid adalah Munkar 131
Jawaban Atas Penghinaan Terhadap Ulama Hadramaut, Yaman 132
Hukum Bayi Tabung 141
Hadits Sentuhan Didhoif-kan Imam Bukhari 141
MASALAH - MASALAH LAINNYA SEPUTAR FIQIH, AKIDAH, TAUHID
DAN LAINNYA 190
JAWABAN UNTUK KECAMAN TERHADAP NABI SAW 229
TEKS ARAB DAN WIRD ALLATHIF (Hujjatul Islam Al Imam Abdullah
bin Alwi Alhaddad) 275
DOA NABI KHIDIR AS 299
SANAD ILMU 301
SANAD SHAHIH MUSLIM 311
SANAD SHAHIH BUKHARI 312
PROFIL PENULIS
Download Buku: Kenalilah Aqidahmu bagian 1 Karya al-Habib Mundzir al-Musawa
DAFTAR ISI
BID’AH... 4
HADITS DHO’IF ... 10
PERINGATAN MAULID NABI SAW... 14
AYAT TASYBIH... 22
TABARRUK - Mengambil Keberkahan Dari Bekas atau Tubuh
Shalihin...25
TAHLILAN... 30
TAWASSUL...33
ISTIGHATSAH… 37
ZIARAH KUBUR... 39
BERMAIN RABANA DI MASJID....42
WAJIBKAH BERMADZHAB....44
JAWABAN ATAS PERNYATAAN YANG MENYUDUTKAN
AHLUSSUNNAH WALJAMAAH.....46
HUKUM MAJELIS DZIKIR DAN DZIKIR BERSAMA.....54
TERJEMAHAN SANAD HADITS BIMBINGAN AKHLAK.....56
SANAD MAHABBAH...60
KELEMBUTAN ALLAH DALAM MUSIBAH....61
KEMULIAAN MAKAM RASULULLAH SAW....65
KETIKA BELAHAN HATI KU WAFAT....67
MEREDAM KEMURKAAN ILAHI....71
MERINDUKAN ALLAH...74
MUNAJAT DALAM KEGELAPAN....77
OH BAYIKU....80
RINGKASAN SEJARAH PARA IMAM DAN MUHADDITSIN.....82
SAMUDRA ILAHIYAH.....87
SAUDARA DAN SAUDARIKU TERPERANGKAP DI GEREJA....89
CERAMAH....91
AL HABIB UMAR BIN HAFIDH.......91
DI MASJID RAYA ALMUNAWAR, PANCORAN 20 FEBRUARY 2006....91
Wahai Dunia.....99
WAHAI IDOLAKU MUHAMMAD SAW.....100
TANGGAPAN HB. MUNZIR TENTANG KARIKATUR DARI DENMARK...104
Fatwa Isu Penting (PDF) [Buku ini dikarang oleh Habib Salim bin Jindan untuk membongkar kesesatan Syi'ah]
Fatwa Isu Penting Putusan Ulama Besar Indonesia
ar-Ra'ah al-Ghamidhah Fi Naqdhi Kalami ar-Rafidhah
karya al-Habib Salim bin Ahmad bin Jindan
Bahaya Hizbut Tahrir (PDF)
Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga selalu
tercurah kepada baginda Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.
Buku yang ada di tangan pembaca ini sangat penting untuk
dibaca, terutama oleh para aktivis dakwah di kampus-kampus, di berbagai
oranisasi Islam maupun di masjid-masjid serta khalayak umum. Tujuan penerbitan
buku ini bukan hendak menumbuhkan perpecahan, justru sebaliknya untuk
menyatukan umat Islam dalam barisan aqidah yang lurus sesuai dengan yang
diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alayhi wasallam. Ibarat sebuah anggota
tubuh yang terkena penyakit menjalar dan diputuskan oleh dokter tidak ada obat
yang dapat menyembuhkannya selain amputasi, maka tidak ada pilihan lain kecuali
memotong anggota tersebut.
Atau ibarat sekeranjang buah-buahan, satu di antaranya ada
yang busuk dan jika dibiarkan akan menjalar dan merusak yang lainnya, maka
tidak ada alasan untuk tidak membuang buah yang hanya satu tersebut. Di antara
keistimewaan syari'at Islam di banding agama lain ialah adanya sanad atau mata
rantai yang bersambung hingga pembawa syari'at itu sendiri; Rasulullah. Karena
itulah munculnya faham-faham menyimpang yang dapat menyesatkan umat Islam
sangat kecil kemungkinannya untuk tidak terdeteksi. Sanad inilah yang kemudian
menjadi tradisi di kalangan Ahlussunnah untuk selalu dilestarikan, karena
dengan terus membudayakannya akan terjamin kemurnian ajaran agama Allah ini.
Hizbut Tahrir tidak memiliki ini, akibatnya menjadi fatal.
Sekian banyak hadits mereka pahami sendiri secara asal-asalan tanpa disesuaikan
dengan konteks pembicaraannya serta hadits-hadits lain yang terkait. Akibatnya
pemahaman mereka berseberangan dengan apa yang selama ini dipahami oleh
mayoritas umat Islam. Hanya dengan alasan tidak ada khilafah Islamiyah misalnya,
mereka kemudian menafikan adanya syari'at bahkan menafikan adanya Islam.
Seringkali terdengar propaganda mereka yang menyesatkan: "Tidak ada syari'at
tanpa khilafah Islamiyah" atau "Tidak ada Islam tanpa khilafah
Islamiyah". Artinya, menurut paham mereka keberadaan Islam di masa
sekarang ini telah tiada secara mutlak.
Buku ini mengungkap hal-hal yang menjadi keyakinan dasar
Hizbut Tahrir, sekaligus mengungkap pemahaman sebenarnya tentang makna-makna
hadits yang seringkali diselewengkan oleh mereka. Tentunya makna-makna hadits
yang dikutip di sini diintisarikan dari kitab-kitab yang mu'tabar di kalangan
Ahlussunnah.
Terakhir, buku kecil ini sebenarnya adalah wujud dari
pengamalan terhadap firman Allah ta'ala:
وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ
Maknanya: "Dan (mereka) saling berwasiat dengan
kebenaran…" (Q.S. al-'Ashr : 3)
Juga sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:
أترعوون عن ذكر الفاجر
اذكروه بما فيه كي يعرفه الناس ويحذره الناس (رواه البيهقي)
Maknanya: "Sampai kapan kalian segan untuk menyebutkan kesesatan
orang yang sesat, sebutkanlah apa yang ada padanya (kesesatannya) hingga ia
dijauhi masyarakat dan diwaspadai bahayanya" (H.R. al-Baihaqi)
Hal ini tidak termasuk ghibah yang diharamkan, bahkan
sebaliknya ini adalah hal yang wajib dilakukan untuk memperingatkan masyarakat.
Rasulullah shallallahu 'alaiihi wasallam bersabda:
الدين النصيحة (رواه البخاري)
Maknanya: "Agama mengajarkan kepada nasehat (untuk mengamalkan
agama dan mengajarkannya)" (H.R. al Bukhari)
Hizbut Tahrir mengeksploitasi semangat generasi muda dan
kecintaan mereka terhadap Islam. Mereka tanamkan kepada para pemuda tersebut
pemikiranpemikiran beracun yang menyalahi al Qur'an, Hadits dan kebenaran yang
sudah menjadi kesepakatan umat Islam. Oleh sebab itu, Hizbut Tahrir telah
dilarang keberadaannya di kebanyakan negara-negara arab dan Islam, karena
kelompok ini telah populer ditengarai sebagai antek negara-negara yang memusuhi
Islam. Sebagian media arab mensinyalir dan beberapa mantan perdana menteri di
negara-negara timur tengah menyebutkan berita yang sudah sangat populer bahwa pimpinan
Hizbut Tahrir Taqiyyuddin an-Nabhani di awal tahun limapuluhan dicekal di
perbatasan Lebanon. Ketika itu ternyata dia sedang membawa cek berisi ribuan
dolar dari kedutaan negara barat. Sudah menjadi buah bibir juga di kalangan
generasi tua di Palestina adanya hubungan yang sangat erat antara Taqiyyuddin an-Nabhani
dengan Zionis.
Bukti lain bahwa tujuan Hizbut Tahrir adalah menodai citra
Islam dan menjauhkan orang dari Islam adalah peristiwa yang belakangan terjadi
di London, yaitu pengeboman terhadap bis-bis oleh pelaku bom bunuh diri dari
kalangan Hizbut Tahrir.
Oleh karena itu, kami berpesan kepada saudarasaudara kami
setanah air untuk menjauhi Hizbut Tahrir dan marilah kita berpegangteguh dengan
akidah Ahlussunnah yang diwariskan oleh orang-orang tua kita di negeri tercinta
ini.
Front Pembela Aqidah Ahlussunnah
Ahlussunnah Membantah Ibn Taimiyah (PDF)
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Shalawat dan
salam semoga tercurahkan atas Sayyidina Muhammad, keluarga serta para sahabatnya
yang baik dan suci.
Ini adalah tulisan yang ringkas namun cukup komprehensif,
berisi nama-nama para ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah yang membantah Ahmad ibn
Taimiyah al Harrani, jilid I. Buku ini ditulis oleh al Ustadz KH Masyhuri
Syahid, salah satu ketua MUI Propinsi DKI Jakarta.
Kami selaku penerbit, mengetengahkan buku ini ke hadapan para
pembaca yang budiman dengan harapan buku ini menjadi nasehat bagi kaum muslimin
sehingga mewaspadai Ibnu Taimiyah dan tidak membaca buku-bukunya, karena
buku-buku tersebut penuh dengan muatan Tasybih (menyerupakan Allah dengan
makhluk Nya), Tajsim (keyakinan bahwa Allah adalah jisim; benda, yang mempunyai
ukuran, besar atau kecil) dan pengkafiran terhadap umat Islam yang
beristighatsah dengan para nabi dan orang-orang saleh. Tujuan ditulisnya buku
ini adalah untuk membela agama Allah dan menjaga masyarakat muslim dari keyakinan-keyakinan
yang menyimpang.
Syabab Ahlussunnah Wal Jama’ah
(SYAHAMAH)
Langganan:
Postingan
(
Atom
)











